Halaman

Selasa, 07 Februari 2012

Episode 4 : Keris Tumbal Wilayuda


SATU
PADA abad ke 15, Kerajaan Demak diperintah oleh Baginda Trenggono. Di bawah Trenggono maka Demak mencapai puncak kejayaannya. Di masa itu pula adik perempuan Trenggono kawin dengan Fatahillah.
Untuk meluaskan daerah perdagangan serta kekuasaan Demak maka Trenggono merasa perlu untuk menduduki Banten. Maka pada tahun 1527, di bawah pimpinan Fatahillah menyerbulah balatentara Demak. Banten jatuh, pelabuhan Sunda Kelapa diduduki dan sebagai wakil Demak memerintahlah Fatahillah di Banten. Sebenarnya kurang tepat kalau dikatakan bahwa Fatahillah bertindak sebagai wakil Trenggono atau wakil kerajaan Demak karena luas lingkup kekuasaan serta pengaruh Fatahillah tak ubahnya seperti Raja. Disamping itu, terlepas dari Demak, Fatahillah membentuk balatentara tersendiri. Nama Fatahillah menjadi besar dandihormati. Namun demikian kesetiaannya terhadap kerajaan induk yaitu Demak tetap seperti sediakala.